Lonjakan permintaan pangan saat hari besar keagamaan menjadi perhatian utama pemerintah. Untuk mencegah penimbunan dan permainan harga, Satgas Saber kembali diaktifkan secara nasional menjelang Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026.
Langkah ini diputuskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kabareskrim Polri selaku Ketua Pengarah Satgas Saber. Seluruh unsur pemerintah pusat dan daerah dilibatkan guna memastikan kebijakan pengendalian pangan berjalan efektif di lapangan.
Pengawasan dilakukan menyeluruh, mencakup jalur distribusi dari produsen hingga pedagang eceran. Berbagai komoditas pokok menjadi sasaran utama pemantauan, mengingat perannya yang krusial bagi konsumsi masyarakat.
Menurut Kabareskrim, kehadiran Satgas Saber merupakan bentuk nyata peran negara dalam melindungi masyarakat dari dampak fluktuasi harga dan pangan tidak layak konsumsi.
Melalui penguatan pengawasan ini, pemerintah menargetkan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga sepanjang HBKN 2026.
.jpeg)