Dari Ribuan Pendaftar Hingga 399 Peserta: Kisah Seleksi SMA Taruna yang Diapresiasi Wakapolri


Perjalanan panjang untuk menjadi bagian dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara mencapai puncaknya di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian Semarang. Di tengah proses yang berlangsung selama lima hari itu, Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus memastikan jalannya Seleksi Terpusat angkatan kedua. Ia melihat langsung bagaimana 399 siswa terbaik dari 28 provinsi ini berjuang meraih kursi bergengsi.

Kehadiran Wakapolri bersama Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana dan Irjen Pol. Dr. Anwar menandakan bahwa seleksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Mereka mengecek langsung penerapan metode Nusantara Standardized Test (NST), sebuah sistem yang menjanjikan pengukuran potensi peserta secara objektif. Dari pengecekan ini, terlihat bahwa Polri serius membangun sistem rekrutmen yang bersih dan transparan.

Para peserta yang hadir adalah hasil dari penyaringan yang sangat kompetitif. Dari sekitar 3.000 peserta di tahap awal, angka tersebut menyusut menjadi 2.644 di NST Tahap II, hingga akhirnya tersaring menjadi 400 calon terbaik nasional. Mereka kini difasilitasi penginapan di Mess Werving Akpol, menjalani serangkaian ujian yang meliputi tes kesamaptaan jasmani, psikologi, hingga wawancara akhir dan Leaderless Group Discussion (LGD).

Kolaborasi dengan YPKBI menjadi fondasi dalam proses seleksi ini. Mereka tidak hanya membantu perancangan sistem, tetapi juga penguatan standar pendidikan yang berorientasi global. Selama lima hari, peserta diuji kemampuannya dalam IELTS Prediction Test, Matematika, Sains, serta aspek kepemimpinan yang menjadi ciri khas pendidikan Taruna.

Wakapolri menegaskan bahwa dari 399 peserta ini, hanya 180 yang akan terpilih. Mereka adalah investasi bangsa yang akan dididik menjadi generasi unggul. “Seleksi ini adalah bagian dari investasi jangka panjang,” ujarnya, menekankan bahwa Polri berkomitmen menghadirkan proses adil untuk menjaring talenta terbaik demi masa depan Indonesia. (Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama