Gas Melon Lumajang Aman, Polres Tingkatkan Patroli Pengawasan ke Seluruh Pengecer


Data berbicara. Dalam sidak yang dilakukan Forkopimda Lumajang bersama Polres di dua SPPBE pada Senin (23/3/2026), terungkap fakta bahwa distribusi elpiji 3 kg di wilayah ini justru mengalami peningkatan. Kabag Log Polres Lumajang, Kompol Eko Basuki, memaparkan bahwa pada hari sidak saja, sebanyak 17 ribu tabung diberangkatkan ke berbagai titik, meningkat dari jumlah sebelumnya yang mencapai 12 ribu tabung per hari.

Secara keseluruhan, rata-rata distribusi harian elpiji 3 kg di Lumajang berada di angka 39 ribu hingga 40 ribu tabung. Angka ini menunjukkan bahwa dari sisi pasokan, tidak ada masalah yang berarti. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang memimpin langsung inspeksi tersebut juga mengonfirmasi bahwa pemerintah pusat bahkan memberikan tambahan pasokan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan menjelang Lebaran.

Lantas mengapa kelangkaan tetap dirasakan? Menurut Bupati, ini lebih disebabkan oleh faktor psikologis masyarakat yang cenderung melakukan pembelian berlebihan. Namun demikian, Polres Lumajang tidak tinggal diam. Kompol Eko menegaskan bahwa pengawasan akan diperketat hingga ke tingkat pengecer untuk mengantisipasi potensi penimbunan yang justru memperparah situasi di lapangan.

Seluruh jajaran Polsek di wilayah Lumajang telah mendapat perintah untuk melakukan pengecekan rutin ke pengecer-pengecer gas melon. Tidak boleh ada yang menyimpan stok berlebihan dan tidak boleh ada yang berani menaikkan harga di atas ketentuan. Dengan kombinasi antara pasokan yang aman, distribusi yang lancar, dan pengawasan ketat dari aparat, Polres Lumajang optimistis kebutuhan gas melon masyarakat selama Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.(Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama