Bondowoso patut berbangga. Di tengah gegap gempita persiapan menyambut Idul Fitri, Polres Bondowoso Polda Jatim meluncurkan sebuah program yang langsung menyentuh kebutuhan paling mendasar pemudik: rasa aman. Kapolres AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo mengumumkan layanan penitipan kendaraan dan barang berharga gratis bagi seluruh warga yang hendak mudik. Rabu, 11 Maret 2026, menjadi hari bersejarah ketika polisi tak lagi hanya dikenal dengan razia di jalan, tetapi juga sebagai tempat berteduh yang aman bagi harta benda masyarakat yang rumahnya ditinggal kosong.
Kapolres Aryo dengan antusias menjelaskan detail program yang diberi tajuk "Mudik Aman Berkesan" ini. Layanan penitipan tidak terbatas pada kendaraan bermotor saja. Warga diperbolehkan menitipkan berbagai aset penting seperti perhiasan emas, laptop, televisi, hingga dokumen-dokumen yang tak ternilai seperti sertifikat tanah, ijazah, dan BPKB. "Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi warga yang urung mudik karena takut rumahnya dibobol maling. Silakan tinggalkan barang berharga Anda di sini, kami jaga dengan penuh tanggung jawab," ujar AKBP Aryo, memberikan jaminan keamanan yang menenteramkan.
Prosedur penitipan dibuat sangat sederhana agar tidak menambah repot calon pemudik. Cukup datang ke kantor polisi terdekat dengan membawa KTP asli. Untuk kendaraan, siapkan STNK atau BPKB. Sementara untuk barang berharga lain seperti elektronik atau perhiasan, cukup perlihatkan bukti kepemilikan yang sah. Petugas akan membantu proses administrasi dan memastikan barang Anda tersegel dengan aman. Semua fasilitas ini dapat dinikmati tanpa biaya sepeser pun, sebagai wujud pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat.
Selain menitipkan barang, Polres Bondowoso juga mengajak warga untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Iptu Bobbi Siswanto, Kasi Humas, mengimbau agar sebelum berangkat, masyarakat melakukan pemeriksaan akhir rumah. Pastikan semua pintu dan jendela terkunci dengan sempurna. Matikan aliran listrik dan pastikan kompor gas dalam keadaan aman. "Komunikasi dengan tetangga juga penting. Beri tahu mereka bahwa rumah akan kosong, sehingga lingkungan bisa ikut memantau situasi," pesan Iptu Bobbi, menekankan pentingnya sinergi antara warga dan aparat.
Layanan penitipan ini adalah bukti nyata bagaimana kepolisian bisa menjadi solusi atas problem sosial masyarakat. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan warga Bondowoso yang merantau bisa menjalani ibadah Lebaran dengan lebih khusyuk dan bahagia bersama keluarga. "Kami selalu siaga. Jika ada kejadian yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan polisi, jangan sungkan hubungi call center 110, gratis dan responsif," pungkas Iptu Bobbi. Mudik tahun ini, warga Bondowoso tak perlu lagi was-was. Rumah boleh kosong, tapi ketenangan hati tetap penuh.(Avs)
