Siapa sangka bahwa ketahanan pangan di Kabupaten Nganjuk juga dijaga dari balik pagar kandang ayam petelur di Desa Kedungrejo. Bripka Miftakhul Hadi, yang sehari-hari dikenal sebagai Bhabinkamtibmas yang ramah, pada Kamis (26/3/2026) mengubah fokus tugasnya dari sekadar menjaga keamanan ke arah yang lebih produktif. Ia hadir di peternakan warga bukan untuk menggurui, melainkan untuk mendampingi dan memastikan bahwa usaha yang sedang dijalankan mampu memberikan hasil maksimal bagi pemiliknya sekaligus masyarakat luas. Langkah ini menunjukkan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendorong sektor riil yang menjadi penopang kebutuhan pokok masyarakat.
Kompol Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, menilai bahwa inisiatif seperti ini harus terus dikembangkan karena sejalan dengan visi besar pemerintah. Menurutnya, sektor peternakan ayam petelur memiliki potensi luar biasa untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat, terutama karena telur menjadi salah satu sumber protein yang mudah diakses. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah peternak tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator yang mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi. Polri, ujarnya, ingin menunjukkan bahwa tugas pengayoman tidak hanya berhenti pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya menjaga keberlangsungan ekonomi warga.
Selama pendampingan berlangsung, Bripka Miftakhul Hadi terlihat begitu telaten mengamati setiap detail, mulai dari kualitas pakan hingga kebersihan kandang yang menjadi faktor kunci produktivitas ayam. Ia menyampaikan kepada peternak bahwa dengan pengelolaan yang tepat, potensi keuntungan dari usaha ini bisa ditingkatkan secara signifikan. Dialog yang dibangun pun bersifat dua arah, peternak diberikan ruang untuk bercerita tentang pengalamannya selama ini, sementara Bripka Miftakhul memberikan perspektif baru tentang pentingnya dokumentasi produksi untuk pengembangan usaha ke depan. Kedekatan ini menciptakan suasana yang nyaman dan membangun semangat kebersamaan.
Ke depan, kegiatan seperti ini direncanakan akan menjadi program rutin yang dilakukan oleh jajaran Polsek Warujayeng di berbagai desa binaan. Bukan tidak mungkin, dengan pendampingan yang berkelanjutan, kualitas dan kuantitas produksi telur di wilayah ini akan meningkat secara signifikan. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun ketahanan pangan yang mandiri. Dengan semangat baru yang tumbuh dari kandang-kandang ayam di Kedungrejo, Nganjuk semakin optimis bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan menghasilkan dampak besar bagi kesejahteraan bersama.(Avs)
