Rahasia di Balik Camp Nabarua: Ponsel Korban dan Uang Tunai Jadi Barang Bukti



Sebuah camp sederhana di tepi Kali Nabarua ternyata menyimpan banyak rahasia kelam kelompok kriminal bersenjata pimpinan AK. Ketika Satgas Operasi Damai Cartenz bersama TNI berhasil menerobos masuk, mereka tidak hanya menemukan perlawanan, tetapi juga artefak kejahatan masa lalu yang selama ini dicari.

Di dalam tenda dan beberapa tas yang ditinggalkan, petugas menemukan 12 unit telepon genggam, termasuk dua ponsel yang diyakini milik korban peristiwa Lagari. Keberadaan ponsel ini menjadi bukti kuat bahwa kelompok AK terlibat langsung dalam aksi kekerasan yang merenggut nyawa warga sipil maupun aparat.

Selain itu, uang tunai senilai puluhan juta rupiah ikut diamankan, yang kini tengah ditelusuri sumbernya untuk mengungkap siapa saja simpatisan atau pendukung di balik layar. Wakapolda Papua Tengah menyebut bahwa penemuan ini ibarat membuka buku harian kelompok tersebut, karena alat komunikasi yang tertinggal bisa menjadi petunjuk penting untuk menangkap para pelaku yang masih buron.

Dari sisi persenjataan, aparat mengamankan 561 butir amunisi dan 10 magazen, termasuk yang diduga digunakan dalam penembakan terhadap aparat pada akhir 2025. Operasi ini menandai babak baru pengusutan tuntas rantai komando KKB di Papua Tengah, sekaligus memberi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam ketakutan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama