Kapolres Tulungagung: Peringatan 1 Suro dan Pengesahan Silat Harus Jadi Momentum Spiritual, Bukan Aksi Kontraproduktif


Masyarakat Tulungagung bersiap menyambut malam 1 Suro, momen sakral yang kerap diisi dengan pengesahan anggota baru perguruan silat. Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto menegaskan bahwa pihaknya telah memberi atensi penuh pada agenda besar ini. Kamis (11/6/2026), ia menyampaikan harapannya agar peringatan 1 Suro tahun ini berlangsung khidmat dan tidak menimbulkan keresahan. "Mari kita rayakan budaya ini dengan khidmat, bukan dengan kegiatan yang kontraproduktif," ujarnya. Tradisi luhur harus dijaga martabatnya.

AKBP Ihram mengungkapkan bahwa Polres Tulungagung telah melakukan berbagai persiapan, termasuk rapat eksternal bersama lintas sektor. "Untuk kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat yang akan dilaksanakan pada 1 Suro, kami akan melakukan rapat eksternal bersama lintas sektor," jelasnya. Koordinasi dengan Polda Jatim juga sudah berjalan untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat dapat berlangsung lancar. Setiap potensi gangguan keamanan akan diantisipasi sejak dini.

Kapolres berharap agar tradisi ini tidak disalahgunakan untuk aksi-aksi yang meresahkan. "Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, bukan dengan kecemasan, sehingga masyarakat bisa tenang dan yang merayakan juga bisa lebih khidmat," katanya. Ia mengingatkan bahwa esensi dari 1 Suro adalah introspeksi dan peningkatan spiritual, bukan pamer kekuatan atau konflik antarkelompok. Kegiatan yang kontraproduktif justru akan merusak nilai sakral dari malam pergantian tahun Jawa ini.

AKBP Ihram juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengisi perayaan dengan hal-hal positif. "Isi dengan kegiatan yang baik dan mendukung," tuturnya. Menurutnya, pengesahan anggota baru perguruan silat seharusnya menjadi momen pembinaan karakter dan pembentukan mental yang baik, bukan ajang unjuk gigi yang mengganggu ketertiban. Polri akan hadir mengawal, bukan untuk menghalangi, tetapi untuk memastikan semua berjalan dalam koridor yang aman dan tertib.

Polres Tulungagung berkomitmen mengedepankan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan. "Kami selalu mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang merayakan. Salah satunya dengan memberikan pelayanan yang baik sehingga semua pihak bisa saling menjaga dan meminimalkan penggembira yang datang," pungkas AKBP Ihram. Dari Tulungagung, sebuah pesan disampaikan: budaya boleh dirayakan, tradisi boleh dilestarikan, tetapi keselamatan dan ketertiban bersama adalah harga mati. (Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama