Panen Jagung di Ambang Mata, Bhabinkamtibmas Sumberkepuh Ingatkan Petani: Waspada Itu Penting!

Rembulan mulai bersinar, tetapi tidak ada jaminan malam di lahan jagung Desa Sumberkepuh, Kecamatan Lengkong, Nganjuk, sepenuhnya aman menjelang panen raya pada Rabu (3/6/2026). Bhabinkamtibmas Brigadir Johan Eko hadir sebagai penggerak ketahanan pangan sekaligus garda terdepan edukasi kamtibmas bagi para petani yang tanamannya sudah menguning siap petik. Kesadaran bahwa momen menjelang panen adalah waktu paling rawan membuat Brigadir Johan Eko tidak ingin mengambil risiko. Ia turun langsung ke ladang, memeriksa kondisi jagung, dan mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Bagi para petani, kehadiran polisi di sela-sela tanaman jagung ini adalah oase ketenangan di tengah kekhawatiran akan hasil panen mereka.

Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menegaskan bahwa peran Polri di sektor pertanian tidak berhenti pada aspek produksi, tetapi juga mencakup pengamanan hasil agar benar-benar sampai ke tangan petani dengan selamat. Beliau menjelaskan bahwa edukasi kamtibmas jelang panen adalah bentuk pencegahan dini yang jauh lebih baik daripada harus menindak setelah kejadian. Tanaman jagung yang mulai mengering dan siap dipetik memiliki daya tarik tersendiri bagi pihak yang berniat jahat, sehingga kewaspadaan kolektif harus ditingkatkan. Melalui Bhabinkamtibmas, Polri ingin membangun sistem keamanan swakarsa di mana petani sendiri menjadi ujung tombak penjagaan lahan pertanian mereka.

Saat berkeliling lahan jagung, Brigadir Johan Eko tidak hanya memberikan imbauan lisan tetapi juga mendiskusikan skenario-skenario kecil tentang bagaimana menghadapi situasi darurat. Warga pun diajak membuat kesepakatan sederhana, seperti kode peluit atau pesan berantai via grup WhatsApp jika melihat hal mencurigakan. Kapolsek Lengkong, AKP Sugiyono, menekankan bahwa dukungan institusional akan terus mengalir, termasuk penyediaan nomor kontak darurat yang bisa dihubungi kapan saja. Menurutnya, keberhasilan pengamanan panen tidak hanya diukur dari nihilnya kejadian pencurian, tetapi juga dari rasa tenang yang dirasakan petani saat mereka tidur di malam hari.

Penutup dari cerita ini adalah bahwa kewaspadaan jelang panen adalah investasi kecil yang hasilnya sangat besar. Di Sumberkepuh, Brigadir Johan Eko telah membuktikan bahwa edukasi kamtibmas yang tepat sasaran mampu mengubah kebiasaan petani dari sikap cuek menjadi siaga. AKP Sugiyono berharap praktik baik ini menjadi standar operasional di setiap desa yang memiliki komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi. Karena ketika petani waspada dan polisi hadir, maka panen raya akan berlangsung meriah tanpa cerita duka, dan ketahanan pangan nasional akan kokoh dari dasar hingga puncak.(Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama