Nganjuk – "Jangan biarkan lahan sela kosong," begitu pesan Aipda Iswandi, Bhabinkamtibmas Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, kepada warganya. Pada Kamis (11/6/2026), ia memantau langsung pemanfaatan lahan sela yang ditanami labu oleh warga binaannya. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut optimalisasi lahan yang belum termanfaatkan secara maksimal sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Polri, melalui Bhabinkamtibmas, terus mendorong masyarakat agar setiap potensi lahan yang tersedia digunakan untuk kegiatan produktif.
Labu adalah tanaman yang sangat cocok untuk lahan sela. Akarnya tidak dalam sehingga tidak bersaing dengan akar tanaman pokok, dan daunnya yang lebar dapat menekan pertumbuhan gulma. Selain sebagai sumber pangan yang kaya vitamin A dan serat, labu juga memiliki nilai jual yang cukup stabil di pasar tradisional. Aipda Iswandi dalam pemantauannya melakukan pengecekan kondisi tanaman, memeriksa apakah ada tanda-tanda kekurangan air atau serangan hama, serta berdialog tentang jadwal pemupukan dan cara panen yang tepat agar buah tidak rusak.
Kapolsek Jatikalen AKP Yoni Susilo menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung pendampingan semacam ini. "Pemanfaatan lahan sela menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas pertanian," ujarnya. Ia berharap masyarakat semakin termotivasi mengembangkan komoditas pangan yang sesuai. Dari lahan sela yang tadinya tidak produktif, kini tumbuh labu-labu berkualitas. Ini adalah bukti bahwa ketahanan pangan nasional bisa dibangun dari lahan sekecil apapun, asal ada kemauan dan pendampingan yang tepat. (Avs)
