Perwakilan PBVSI Jawa Timur menegaskan bahwa olahraga memiliki dampak luas bagi kesehatan fisik dan mental masyarakat. Jules Abraham Abast menilai, pembinaan yang konsisten akan melahirkan atlet tangguh sekaligus generasi muda berkarakter.
Kabupaten Sumenep selama ini cukup aktif mengikuti kejuaraan tingkat daerah hingga nasional. Namun, pengembangan sektor pembinaan dinilai perlu diperkuat, terutama dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyoroti pentingnya soliditas organisasi. Ia berharap tidak ada lagi miskomunikasi yang menghambat potensi atlet lokal.
Ketua PBVSI Sumenep, Syamsul Muarif, memastikan seleksi atlet muda akan digelar secara terbuka. Langkah ini juga bertujuan membangun sistem pendataan atlet untuk memudahkan pemantauan jangka panjang.
Ke depan, Sumenep ditargetkan menjadi daerah penghasil atlet voli yang diperhitungkan, bukan sekadar peserta kompetisi.
