Banjir melanda delapan kecamatan di Kabupaten Jember akibat curah hujan tinggi sejak Kamis hingga Jumat dini hari (12–13 Februari 2026). Luapan sejumlah sungai menyebabkan ribuan warga terdampak dan harus mengungsi.
Penanganan dilakukan secara terpadu oleh Polres Jember bersama unsur TNI, Basarnas, BPBD, PMI, Tagana, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, dan relawan.
Wakapolres Jember, Ferry Dharmawan, menyampaikan bahwa Rambipuji menjadi titik fokus evakuasi. Warga dipindahkan ke lokasi aman, termasuk Balai Desa Rambipuji.
Menurut data BPBD Jember, total 3.944 KK terdampak. Sungai Dinoyo, Kaliputih, Kalijompo, Kaliklepuh, dan Sungai Bedadung meluap dengan ketinggian air 30 sentimeter hingga dua meter.Selain mengevakuasi warga, petugas juga membersihkan lumpur, memperbaiki akses terdampak, serta menjaga keamanan wilayah agar tetap kondusif.
Penanganan darurat terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih dan warga dapat kembali beraktivitas dengan aman.
