Suasana kedai kopi yang biasanya identik dengan obrolan ringan berubah menjadi forum dialog yang konstruktif saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kedai Ado Presisi di Sumatera Selatan. Di tempat yang memang dirancang sebagai sarana mempererat hubungan Polri dengan komunitas ojek online ini, Sigit meluangkan waktu khusus untuk mendengar langsung suara hati para driver. Usai memenuhi agenda safari Ramadhan di Polda Sumsel, ia memilih untuk turun ke ruang publik dan berinteraksi dengan masyarakat biasa.
Para pengemudi ojol yang sedang nongkrong di kedai tersebut tampak tak menyangka akan kedatangan tamu istimewa. Mereka dengan terbuka menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari masalah keamanan saat menjemput penumpang hingga harapan akan kemudahan dalam pengurusan administrasi kepolisian. Sigit merespons setiap masukan dengan penuh perhatian, menunjukkan bahwa institusi Polri benar-benar peduli dengan keseharian warga. "Termasuk kita ngobrol-ngobrol dengan teman-teman ojol untuk mengetahui keseharian, apa yang dibutuhkan, khususnya di kepolisian," tuturnya.
Pertemuan santai ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang bisa segera diimplementasikan oleh jajaran kepolisian, baik di Sumsel maupun secara nasional. Sigit berkomitmen untuk membawa berbagai harapan dan kebutuhan para ojol ke tingkat pusat agar mendapatkan respons yang tepat. Kedai Ado Presisi pun menjadi saksi bahwa di balik seragam dan pangkat, Polri tetaplah bagian dari masyarakat yang siap mendengar dan membantu. (Avs)

.jpeg)