Raut wajah para sopir truk dan bus di Pelabuhan Tanjungperak sedikit berubah ketika petugas kepolisian tiba-tiba menggelar pemeriksaan kesehatan. Bukan pemeriksaan fisik biasa, mereka diminta menjalani tes urine oleh Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak. Aksi dadakan ini dilakukan di tengah hiruk pikuk aktivitas bongkar muat di Jalan Prapat Kurung dan Gate Pelabuhan Jamrud, sebagai bentuk antisipasi menjelang lonjakan arus mudik Lebaran.Kasi Humas Polres, Iptu Suroto, menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya adalah prioritas utama, terutama bagi kendaraan umum yang mengangkut banyak penumpang. Pemeriksaan terhadap 43 sopir ini dilakukan secara acak dan mendadak untuk memastikan tidak ada yang mengemudi dalam kondisi terpengaruh narkoba. "Ini menyangkut nyawa banyak orang, bukan hanya sopirnya sendiri tetapi juga penumpang dan pengguna jalan lain," ujarnya mewakili Kapolres.
Hasilnya menggembirakan, seluruh pengemudi dinyatakan negatif narkoba. Meski demikian, edukasi keselamatan terus diberikan. Para sopir diimbau untuk tidak memaksakan diri jika lelah dan selalu menjaga ketertiban lalu lintas. Dengan sinergi antara kepolisian dan para pengemudi, diharapkan mudik tahun ini benar-benar aman dan lancar, sehingga tagline "Mudik Aman
Keluarga Bahagia" bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar terwujud di lapangan. (Avs)
Tags:
POLRI

