Menyambut Operasi Ketupat Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim tidak hanya menyiapkan personel di lapangan, tetapi juga membangun kesiapan masyarakat dari akar rumput. Melalui program "Ramadhan Road Safety" yang menyasar warga di Perumahan Kemiri, Sidoarjo, mereka fokus pada edukasi preemtif kepada ibu-ibu PKK. Strategi ini dianggap jitu karena para ibu memiliki pengaruh besar terhadap kebiasaan berkendara keluarga.
AKBP Edith Yuswo Widodo menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari turunnya angka kecelakaan, tetapi juga meningkatnya kesadaran masyarakat. Dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut, ia menyampaikan pentingnya membudayakan tertib berlalu lintas. Penanaman nilai-nilai keselamatan ini diharapkan menjadi bekal bagi masyarakat saat melaksanakan mudik Lebaran nanti.
Topik yang diangkat pun sangat relevan dengan kebutuhan para pemudik, seperti tata tertib berkendara jarak jauh dan pentingnya kondisi fisik prima saat di jalan. Para ibu diberikan tips sederhana namun efektif untuk memastikan suami dan anak-anaknya selamat sampai tujuan. Mereka juga diingatkan bahwa keselamatan di jalan raya dimulai dari rumah, dari kebiasaan kecil seperti memastikan kelengkapan kendaraan.
Kegiatan yang merupakan perwujudan dari tema besar "Mudik Aman Keluarga Bahagia" ini diakhiri dengan pembagian suvenir berupa helm dan jas hujan. Dukungan perlengkapan ini diharapkan dapat menambah semangat para ibu untuk terus berkampanye tentang keselamatan. Dengan pendekatan seperti ini, Polantas optimis mewujudkan mudik yang tidak hanya aman, tetapi juga penuh kebahagiaan bagi seluruh keluarga besar Jawa Timur.(Avs)
.jpeg)
