Kapolda Jatim Resmikan Operasi Ketupat: Ada 1.313 Personel TNI dan 5.404 Petugas Lain Siap Kawal Pemudik


SURABAYA - Kekuatan besar dikerahkan untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026 di Jawa Timur. Pasca apel gelar pasukan di Mapolda Jatim, Operasi Ketupat Semeru 2026 resmi berjalan dengan melibatkan 16.326 personel gabungan. Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto merinci bahwa ribuan personel ini terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, dan 5.404 personel dari instansi terkait serta mitra kamtibmas, yang siap bergerak selama 13 hari penuh.

Keterlibatan TNI dan instansi lain seperti Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta Satpol PP menunjukkan bahwa pengamanan mudik adalah tanggung jawab bersama. Mereka akan bersinergi di lapangan, tidak hanya mengatur lalu lintas tetapi juga memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat. Pos-pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di seluruh Jatim akan menjadi pusat koordinasi untuk memastikan setiap pemudik mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

Kapolda menekankan bahwa operasi ini adalah operasi kemanusiaan yang fokus pada rasa aman dan nyaman masyarakat. Oleh karena itu, selain kesiapan personel, berbagai potensi gangguan telah diantisipasi. Mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping, hingga bencana alam, semua sudah masuk dalam rencana kontijensi. Petugas juga siaga menghadapi gangguan kamtibmas seperti balap liar dan penggunaan petasan yang kerap meresahkan.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kehadiran ribuan personel ini dengan baik, baik untuk meminta petunjuk jalan maupun melaporkan potensi bahaya. Kapolda mengingatkan bahwa keselamatan adalah tujuan utama dari setiap perjalanan mudik. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, ia optimis slogan "Mudik Aman Keluarga Bahagia" dapat terwujud di seluruh pelosok Jawa Timur.(Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama