Memasuki pekan kedua Operasi Ketupat 2026, berbagai data kuantitatif mulai dirilis Polri untuk memberikan gambaran utuh tentang pelaksanaan mudik dan arus balik tahun ini. Dalam laporan harian ke-13, tercatat kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas mencapai Rp226.150.000, dengan rincian 12 korban meninggal dunia dan 73 korban luka berat. Angka ini menjadi evaluasi penting bagi kepolisian dan masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan di jalan, terutama saat memasuki fase puncak kepulangan yang ditandai dengan peningkatan volume kendaraan signifikan.
Juru Bicara Satgas Humas, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, menjelaskan bahwa secara keseluruhan situasi kamtibmas hingga hari ke-13 tetap aman. Dari total 1.387 gangguan kamtibmas yang tercatat, 1.288 di antaranya merupakan kasus kejahatan yang berhasil ditangani, sementara sisanya terdiri dari pelanggaran, bencana, dan gangguan lainnya. Polri memastikan bahwa tidak ada kejadian menonjol yang mampu mengganggu stabilitas keamanan nasional, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang selama masa libur Lebaran berlangsung.
Dinamika lalu lintas menunjukkan fenomena menarik, di mana arus kendaraan keluar Jakarta melalui gerbang tol utama tercatat mengalami penurunan 11,98 persen dibanding tahun lalu. Namun, arus masuk ke Jakarta justru melonjak drastis hingga 99,02 persen. Polri menilai hal ini sebagai indikasi bahwa pola pergerakan masyarakat telah berubah, di mana banyak pemudik memilih untuk memperpanjang masa liburan di kampung halaman atau destinasi wisata, sehingga arus balik terkonsentrasi pada hari-hari tertentu menjelang berakhirnya cuti bersama.
Polri mengimbau agar masyarakat terus mematuhi arahan petugas di lapangan dan memanfaatkan kebijakan WFA untuk menghindari kemacetan parah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama di atas segalanya, dengan tidak memaksakan diri mengemudi saat mengantuk dan selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat. Melalui berbagai upaya pelayanan maksimal, Polri bersama seluruh pemangku kepentingan bertekad menjaga kelancaran arus balik Lebaran 2026 hingga seluruh masyarakat mencapai tujuan dengan selamat dan bahagia. (Avs)
.jpeg)
