Evaluasi Ops Ketupat 2026: Polresta Malang Kota Catatkan Penurunan Kriminal hingga 100 Persen


Momentum evaluasi pascalebaran menjadi ajang bagi Polresta Malang Kota untuk membeberkan hasil kerja keras selama Operasi Ketupat Semeru 2026. Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, menyampaikan data yang menunjukkan pencapaian luar biasa di berbagai sektor keamanan. Perbandingan dengan operasi tahun sebelumnya mencatatkan penurunan angka kriminalitas yang signifikan, bahkan untuk beberapa jenis kejahatan tercatat turun hingga 100 persen. Tidak ada satu pun kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, maupun narkotika yang terjadi selama periode operasi berlangsung.

Kompol Wiwin memaparkan bahwa secara keseluruhan, gangguan kamtibmas turun 26 persen dari 29 kasus menjadi 20 kasus. Sementara kejahatan konvensional menurun 29 persen dari 24 kasus menjadi 16 kasus. Angka-angka ini menjadi bukti bahwa strategi pengamanan yang diterapkan Polresta Malang Kota kali ini berhasil mengantisipasi potensi kerawanan yang biasanya meningkat saat arus mudik. Meskipun durasi waktu terjadinya kejahatan tercatat empat menit lebih lama dibanding tahun lalu, risiko penduduk terkena kejahatan justru mengalami penurunan, menunjukkan bahwa kualitas keamanan secara keseluruhan mengalami peningkatan.

Keberhasilan ini diraih berkat kolaborasi yang solid antara Polresta Malang Kota dengan tim gabungan dari berbagai instansi lintas sektor. Seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu beroperasi dengan sinergi yang baik, memastikan setiap sudut Kota Malang dalam kondisi aman. Di akhir paparannya, Kompol Wiwin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Baginya, keberhasilan menekan angka kriminal selama Operasi Ketupat Semeru 2026 adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan dalam mewujudkan mudik yang aman dan keluarga yang bahagia.(Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama