Ketika Seragam Cokelat dan Oranye Bersatu: Potret Sinergi di Balik Operasi Ketupat Semeru 2026 Nganjuk


Warna cokelat seragam polisi berpadu serasi dengan oranye petugas Damkar serta biru Dinas Perhubungan di lapangan apel Polres Nganjuk. Mereka bersatu bukan untuk parade, melainkan untuk merancang pengamanan terbaik bagi para pemudik. Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 menjadi bukti bahwa sinergi lintas instansi adalah kunci utama kesuksesan mudik tahun ini.

Dalam amanat Kapolri yang disampaikan, ditekankan bahwa mudik adalah urusan bersama yang membutuhkan kolaborasi semua pihak. Tak hanya soal mengatur lalu lintas, tetapi juga pelayanan kesehatan, penanganan bencana, hingga informasi publik. Di Nganjuk, kolaborasi ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Satpol PP, BPBD, ORARI, bahkan Pramuka sebagai relawan muda.

Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menyebut apel ini sebagai simbol pertanggungjawaban kolektif. Setiap instansi punya peran vital: Dinas Kesehatan dengan ambulansnya, Damkar dengan mobil pemadamnya, serta Dishub yang siap mengatur rekayasa lalu lintas. Semua bergerak seirama untuk satu tujuan: membuat pemudik merasa aman dan nyaman.

Di pos-pos pengamanan yang tersebar, para personel ini akan berbagi tugas dengan penuh dedikasi. Ada yang bertugas memberikan informasi, ada yang siaga medis, ada pula yang siap mengevakuasi jika terjadi kecelakaan. Sinergi warna-warni seragam ini adalah pemandangan indah yang menenangkan hati para pemudik, bukti bahwa negara hadir melindungi warganya. (Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama