Pantau Operasi Ketupat, Wakapolri Ungkap Strategi Atasi Kepadatan di Jalur Tol

 


Tidak ingin ada celah dalam pengamanan arus mudik, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo turun langsung ke Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek untuk mengecek kesiapan personel dan teknologi. Di hari Sabtu yang sibuk itu, ia memastikan bahwa seluruh sistem pemantauan berjalan optimal sehingga setiap potensi kemacetan bisa segera diantisipasi. Kehadirannya juga memberikan semangat tambahan bagi petugas yang bekerja keras di lapangan.

Dalam arahannya, Wakapolri membeberkan bahwa Polri tidak hanya mengandalkan kekuatan personel, tetapi juga teknologi canggih untuk mengelola arus lalu lintas. Data dari sensor di berbagai titik akan menentukan kapan rekayasa seperti contraflow dan one way harus diaktifkan. Jika volume kendaraan di Cikampek sudah melebihi 6.000 per jam, maka status siaga akan langsung dinaikkan dan langkah pengaturan segera diterapkan.

Tak kalah penting, Komjen Dedi menyoroti perlunya sosialisasi yang masif kepada masyarakat tentang kebijakan di lapangan. Lewat SMS blast yang dikirim beberapa jam sebelum rekayasa diberlakukan, pemudik bisa mendapatkan informasi akurat tanpa harus bergantung pada berita simpang siur. Ini adalah bentuk pelayanan prima yang ingin dihadirkan Polri agar masyarakat merasa aman dan nyaman.

Di sela-sela peninjauan, ia juga mengingatkan bahwa hotline 110 adalah saluran resmi yang bisa dihubungi kapan saja. Laporan dari masyarakat akan langsung diteruskan ke unit terkait untuk ditindaklanjuti. Dengan sinergi antara kesiapan petugas dan kepatuhan masyarakat, perjalanan mudik tahun ini diharapkan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi semua. (Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama