Saat Rumah Sepi, Brankas Raib: Drama Pencurian di Perumahan Taman Pinang Indah



SIDOARJO – Bayangkan pulang ke rumah setelah beraktivitas seharian, mendapati pintu dan pagar masih terkunci rapi, namun brankas berisi harta berharga telah lenyap tanpa jejak. Itulah yang dialami warga Perumahan Taman Pinang Indah Sidoarjo pada 21 Oktober 2025 lalu. Namun, apa yang luput dari mata pemilik rumah, terekam jelas di memori para pelaku. Enam orang sindikat lintas provinsi ini bekerja dengan tenang, seolah sedang memindahkan barang milik sendiri, lengkap dengan mobil operasional dan tang pemotong gembok.

Polresta Sidoarjo bergerak cepat. Setelah melalui penyelidikan panjang, nama-nama mulai terungkap. T.S di Simalungun, F.P di Lampung, dan tiga pelaku lain di Purwakarta. Mereka bukan sekadar eksekutor lapangan, tapi bagian dari jaringan yang saling terhubung. Bahkan di sela-sela aksinya, mereka sempat membekali diri dengan senjata api rakitan yang dibeli dari Lampung. Senjata ini, untungnya, tidak sempat digunakan sebelum mereka berhasil diringkus.

Yang membuat cerita ini menarik adalah detail penutupan kembali pintu dan pagar oleh para pelaku. Mereka ingin korban tidak segera sadar bahwa kemalingan, memberi mereka waktu kabur sejauh mungkin. Mobil Innova putih yang digunakan pun berganti plat nomor begitu keluar dari gerbang tol. Namun, secepat apa pun mereka berlari, tangan hukum Polresta Sidoarjo lebih cepat menjangkau. Kini, para pelaku harus siap menghadapi jeratan Pasal 477 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara, sementara satu rekan mereka masih diburu di luar sana.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama