Sinergi Lintas Agama dan Instansi: Kunci Sukses Pengamanan Nyepi-Idul Fitri di Jatim


Gedung Mahameru Mapolda Jatim berubah menjadi simpul strategis ketika berbagai elemen bangsa berkumpul dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Senin lalu. Dipimpin oleh Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto, pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, terutama saat menghadapi potensi kerawanan di dua hari besar keagamaan yang berdekatan. Kehadiran tokoh agama dari berbagai keyakinan bersama para pejabat dan instansi terkait menciptakan suasana kebersamaan yang kuat. Mereka semua duduk satu meja untuk merumuskan langkah terbaik bagi masyarakat Jawa Timur.

Kapolda Jatim dalam kesempatan tersebut menggarisbawahi bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 bukanlah operasi kepolisian biasa. Operasi ini adalah panggilan untuk memberikan pelayanan publik yang optimal di tengah dinamika sosial keagamaan yang unik. Selama 13 hari pelaksanaan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, aparat akan fokus pada pengamanan jalur mudik, tempat-tempat ibadah, serta pusat keramaian. Lebih dari itu, operasi ini juga menjadi ajang untuk memperkuat jalinan silaturahmi dan toleransi antarumat beragama di tengah perbedaan waktu perayaan.

Menyadari kompleksitas tugas ini, Irjen Nanang menekankan pentingnya sinergi semua stakeholder. "Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita," ujarnya, mengingatkan bahwa kepuasan publik adalah target utama. Kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, dinas perhubungan, dan para tokoh masyarakat akan memastikan arus mudik dan balik berjalan lancar, aman, dan sehat. Tidak hanya itu, situasi kamtibmas yang kondusif selama perayaan Nyepi dan Idul Fitri juga harus menjadi prioritas agar umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Rakor ini menegaskan bahwa keberagaman bukanlah halangan, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama. Dengan komitmen yang telah disepakati, Polda Jatim optimis pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berjalan optimal. Kini, seluruh elemen yang hadir memiliki tanggung jawab moral untuk menerjemahkan hasil rapat ke dalam aksi nyata di tengah masyarakat. Sinergi yang terjalin hari ini diharapkan mampu menciptakan suasana damai dan bahagia saat umat Hindu merayakan Nyepi dan umat Islam merayakan Idul Fitri nanti.(Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama