Bukan Sekadar Seragam, Polres Nganjuk Siapkan Perisai Kesehatan untuk 189 Personel


Mengenakan seragam polisi bukan hanya tentang kewibawaan dan tanggung jawab hukum, tetapi juga tentang kesiapan fisik menghadapi berbagai risiko kesehatan di lapangan. Polres Nganjuk membuktikan kepeduliannya dengan menggelar vaksinasi Hepatitis B tahap pertama bagi 189 personel Polri dan Polwan di Aula Tantya Sudhirajati pada Selasa (7/4/2026), bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut kegiatan ini sebagai langkah preventif sekaligus investasi jangka panjang bagi kesehatan personel yang setiap hari berhadapan dengan potensi penularan penyakit. Dengan target 189 personel, Polres Nganjuk berharap seluruh anggotanya memiliki perlindungan optimal terhadap Hepatitis B, sehingga kinerja dan stabilitas pelayanan publik di wilayah hukum Polres Nganjuk tetap terjaga.

AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan bahwa vaksinasi ini menjadi langkah penting dalam pencegahan penyakit Hepatitis B yang berisiko bagi petugas, karena banyak anggota Polri yang secara tidak sengaja terpapar cairan tubuh saat menangani korban kecelakaan atau tindak kriminal. Menurutnya, personel yang sehat adalah personel yang bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa hambatan fisik yang mengurangi produktivitas. Kapolres juga mengingatkan bahwa program vaksinasi ini adalah bentuk tanggung jawab institusi terhadap kesejahteraan anggotanya, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administrasi. Dengan semangat kolaborasi bersama Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, Polres Nganjuk memastikan seluruh proses vaksinasi berjalan lancar, aman, dan sesuai standar medis.

Vaksinasi Hepatitis B tahap pertama ini akan diikuti oleh dua tahap berikutnya, masing-masing pada bulan Mei dan Juni 2026, untuk memastikan pembentukan kekebalan tubuh yang maksimal. Kasidokkes Polres Nganjuk Aipda Sunarto menjelaskan bahwa vaksin tiga dosis diperlukan karena Hepatitis B memiliki karakteristik virus yang membutuhkan respons imun berulang agar tubuh benar-benar terlindungi. Ia mengimbau seluruh personel yang sudah mengikuti tahap pertama untuk tidak lupa hadir pada jadwal tahap kedua dan ketiga, karena kekebalan tidak akan terbentuk sempurna jika dosis terlewat. Aipda Sunarto juga menekankan bahwa vaksinasi ini sangat penting sebagai upaya perlindungan jangka panjang, mengingat Hepatitis B dapat menyebabkan sirosis hati atau kanker hati jika tidak dicegah sejak dini.

Polres Nganjuk berharap melalui program vaksinasi ini, seluruh personel semakin siap dalam menjalankan tugas sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui vaksinasi. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu mengikuti program imunisasi dan vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah, karena ini adalah hak setiap warga negara untuk mendapatkan perlindungan dari penyakit berbahaya. Polres Nganjuk juga berkomitmen untuk terus memantau kesehatan personelnya melalui pemeriksaan berkala dan penyuluhan gaya hidup sehat. Dengan personel yang sehat, prima, dan terlindungi, masyarakat Nganjuk dapat merasa aman dan nyaman karena dilayani oleh aparat yang tidak hanya profesional tetapi juga bugar dan siap bertugas kapan pun dibutuhkan.(Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama