Hari raya Iduladha hanya tinggal menghitung hari, dan di Desa Jogomerto, denyut persiapan terasa semakin kencang. Para peternak kambing skala rumah tangga mulai gelisah: apakah kambing mereka sehat? Apakah layak untuk kurban? Menjawab keresahan ini, BRIPKA Candra Purniawan, Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng, melaksanakan pemantauan kesehatan ternak secara menyeluruh. Ia tidak hanya memeriksa kambing yang gemuk, tetapi juga yang tampak lesu atau nafsu makannya menurun. Tujuannya jelas, mendeteksi dini sebelum penyakit menyebar ke ternak lain.
Di lapangan, Candra membawa catatan kecil berisi daftar periksa sederhana: mata tidak belekan, bulu tidak rontok, nafsu makan baik, tinja padat, dan suhu tubuh normal. Warga diajari cara memegang termometer dan mengamati tanda-tanda awal cacingan. Jika ada yang mencurigakan, ia langsung mengoordinasikan dengan petugas dinas peternakan dan kesehatan hewan untuk tindak lanjut. Tak hanya itu, kebersihan lingkungan kandang juga jadi sorotan karena tumpukan kotoran yang terlalu lama dapat menarik lalat dan menyebarkan penyakit.
AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, mengatakan bahwa pendampingan semacam ini adalah bentuk polri hadir untuk ketahanan pangan rakyat. Kompol H. Ahmad Junaedi menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau setiap desa agar tidak ada warga yang dirugikan karena ternaknya sakit di momen penting. Warga Jogomerto pun bernafas lega. Mereka tidak sendiri menghadapi kekhawatiran jelang Iduladha, karena ada bhabinkamtibmas yang sigap dan peduli.(Avs)
