Apa persamaan antara polisi dan peternak kambing? Jawabannya ada di Desa Jogomerto, Nganjuk. Jumat (29/5/2026), BRIPKA Candra dari Polsek Warujayeng menunjukkan bahwa tugas pengayoman bisa diwujudkan dengan cara tak biasa: memeriksa kesehatan ternak dan mengobrol ringan soal pakan hijauan. Bukan razia, bukan tilang. Ini adalah pemantauan ketahanan pangan nasional yang dikemas dalam bimbingan hangat, dengan fokus pada pemanfaatan lahan pekarangan untuk peternakan kambing. Hasilnya? Warga merasa diperhatikan, bukan digurui.
Ternyata, di balik suksesnya peternakan rumahan di Jogomerto, ada sistem pendampingan yang terstruktur namun tetap cair. BRIPKA Candra secara rutin mengecek tiga hal utama: kondisi kandang, kesehatan kambing, dan stok pakan. Jika ada tanda-tanda penyakit seperti diare atau kudis, ia segera mengingatkan warga untuk menghubungi mantri hewan terdekat. Pola seperti ini membuat kematian ternak menurun drastis, dan produksi anakan meningkat. Warga pun mulai berani menambah jumlah kambing, karena tahu ada yang siap membantu jika masalah muncul.
Dari atas meja kerja hingga ke pelosok desa, AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, mendukung penuh inisiatif ini. Menurutnya, Polri tidak boleh hanya menjadi simbol ketertiban, tetapi juga motor penggerak ekonomi rakyat. "Potensi peternakan warga harus berkembang optimal," ujarnya. Sementara Kompol H. Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, menyebut bahwa kegiatan ini akan terus diperluas. Ia ingin setiap Bhabinkamtibmas di wilayahnya memiliki program serupa, agar ketahanan pangan bukan sekadar target nasional, melainkan gaya hidup warga.
Di penghujung kunjungan, BRIPKA Candra dan warga berdiskusi cara membuat pakan fermentasi sederhana dari jerami. Suara kambing bersahutan di kejauhan, menambah suasana pedesaan yang hangat. Ke depan, Desa Jogomerto diharapkan menjadi percontohan untuk desa-desa lain di Nganjuk. Dengan semangat kolaborasi antara polisi dan masyarakat, pemenuhan protein hewani dari peternakan kambing bukanlah mimpi. Ini adalah perubahan nyata yang lahir dari kandang sederhana, dan dijaga oleh polisi yang peduli. (Avs)
