Sertifikasi Dunia, Pesan Lokal: Riau Bhayangkara Run 2026 Buktikan Olahraga Bisa Jadi Gerakan Selamatkan Bumi


Riau tidak ingin hanya dikenal sebagai daerah rawan karhutla. Pada Minggu (10/5/2026), di area Car Free Day Pekanbaru, Polda Riau meluncurkan Riau Bhayangkara Run 2026 dengan standar internasional. Event lari terbesar di Sumatera ini telah mengantongi sertifikasi World Athletics, berarti memenuhi standar global dalam pelaksanaannya. Namun, di balik prestise itu, ada misi lokal yang jauh lebih penting. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa event ini mengusung tagline “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, dan tujuannya adalah membangun kesadaran kolektif menghadapi ancaman Super El Nino serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diprediksi BMKG akan melanda pada Juni-Agustus 2026.

Irjen Herry mengajak seluruh masyarakat untuk menyiapkan kesadaran ekologis dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, olahraga dapat menjadi medium efektif untuk menyatukan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait lingkungan, kesehatan, dan masa depan generasi muda. “Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya,” ujarnya. Riau Bhayangkara Run 2026 menjadi ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat untuk bergerak bersama menjaga Riau dari ancaman karhutla, narkoba, dan kerusakan habitat satwa seperti gajah Sumatera.

Ketua Pelaksana Kombes Daniel Widya Mucharam menjelaskan bahwa event ini lahir dari semangat membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang sehat, positif, dan berdampak. Tiga kategori utama disediakan: Half Marathon 21K (nasional dan internasional), 10K, dan 5K. Start dan finish di Mapolda Riau. Pendaftaran daring melalui riaubhayangkararun.com, race pack diambil 17-18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru. Peserta akan mendapatkan jersey premium, timing chip, BIB sesuai kategori, medali finisher, serta merchandise sponsor. Race Director Bhakti dari WG memastikan semua perlengkapan berstandar kualitas tinggi.

Wakil Ketua Pelaksana Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang menambahkan bahwa panitia melakukan penyempurnaan teknis dibanding tahun sebelumnya, mulai dari parkir luas, pengaturan arus peserta, pos medis, ambulans siaga, water station, hingga simulasi crowd flow. Keselamatan peserta menjadi prioritas utama. Tahun lalu, 13 ribuan pelari membanjiri event ini. Tahun ini, dengan sertifikasi dunia dan misi lingkungan yang kuat, Riau Bhayangkara Run 2026 siap menjadi lebih besar. Tanggal 19 Juli 2026, jadikan setiap langkah lari Anda sebagai doa dan komitmen: selamatkan Riau dari karhutla, mulai dari sekarang. (Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama