Dari Garbha Presisi ke Puncak Dunia: Polri Buktikan Sistem KOP Berbuah Juara Umum Taekwondo di Osaka


Saat bendera Indonesia berkibar di Ohama Arena Sakai, Osaka, Minggu (27/4/26), Tim Taekwondo Garbha Presisi PolRI secara resmi dinobatkan sebagai juara umum The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 setelah mengumpulkan 21 medali (14 emas, 5 perak, 2 perunggu) dari 15 atlet yang dikirimkan. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa prestasi ini adalah buah dari kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang meresmikan Komite Olahraga Polri (KOP) pada Mei 2024 sebagai sistem pembinaan terpadu. Keberhasilan ini bukan hanya kemenangan semata, tetapi bukti bahwa pembinaan atlet Polri kini terarah, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat tertinggi dunia.

Rincian medali menunjukkan dominasi lintas kategori: poomsae individu putra dan putri dikuasai Bripda M. Rizky Prasetya serta Bripda Rizky Irma Suryani, sementara poomsae pair dan beregu putra juga disapu emas. Di nomor kyorugi prestasi, para atlet Polri seperti Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda (U-57 putri), Bripda Gigih Adhiyodha (U-63 putra), hingga Bripda Adrian Kaiser Hakiki (U-87 putra) tampil tanpa ampun. Medali perak dari Brigadir Ressya Folingga di kyorugi O-73 putri dan perunggu dari Briptu Johansen Vicenzo di freestyle poomsae melengkapi pesta raihan yang membuat Polri keluar sebagai juara umum mengungguli negara-negara lain.

Official tim M. Rustam Febrianzah, S.H., S.I.K., mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kapolri atas perhatian dan komitmen yang konsisten dalam mendukung olahraga prestasi. Wakapolri menyampaikan bahwa KOP akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan, tidak hanya untuk taekwondo tetapi juga seluruh cabang olahraga yang diminati personel Polri. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi kuat bagi atlet-atlet Polri lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi terbaik di tingkat internasional.

Prestasi di Osaka ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi Polri tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di mata dunia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta taekwondo internasional. Wakapolri menegaskan bahwa Polri akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan, karena prestasi seperti ini harus dilanjutkan, dirawat, dan ditingkatkan di masa mendatang. (Avs)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama